Selasa, 10 Juli 2012

F. Gratizz Maning..!!! haha
    (Jiwa Sosial Orang Malaysia Tinggi Juga Lho..)

Sejujurnya segala bekal biaya hidup sehari-hari di Malaysia cukup mahal, karena untuk makan satu porsi dengan lauk telur mata sapi saja harganya hingga 3 ringgit Malaysia, atau setara dengan 8.400 rupiah, ditambah dengan minumnya RM 1.3, atau setara dengan 3.600  (1 RM = Rp. 2.800). Tetapi alhamdulillah banyak sekali cikgu-cikgu atau guru yang berniat diri untuk menjajakan makanan gratis di kantin buat aku, hampir setiap hari mulai dari pengetua/kepala sekolah (Encik Azman bin Adnan), guru pembimbing, cikgu dari berbagai mapel, hingga teman praktikal mengajar dari UTM/Universiti Teknologi Malaysia. Rata-rata mereka secara bergantian membelikan makanan di kantin, hingga diajak sembari jalan-jalan keluar lingkungan sekolah. Sungguh suatu hal yang sangat aku syukuri, karena setidaknya aku bisa mengurangi biaya pengeluaran seminimal mungkin. Aku juga merasa kagum, karena jiwa sosial mereka untuk saling membantu juga sangat tinggi sekali. Hemm... pokoknya gratiz dan lagi-lagi gratizz!! Asyekk...!!

FOTO  14  : Makan gratizz dengan mahasiswa PPL dari UTM, di sebuah Mall di Johor

 Beginilah keakraban yang kita jalin selama PPL di Malaysia, hingga tercipta tali persaudaraan yang kuat. Bersama mereka (mahasiswa praktikal dari UTM) selalu ada canda-tawa, saling memberi dan menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing.

FOTO 15  : Menyantap hidangan gratis bersama Pengetua/kepala sekolah SMKBP (Encik Azman bin Adnan).

            Ramah tamah bersama keluarga besar SMKBP, khususnya pada pengetua/kepala sekolah dan guru-guru adalah suatu hal yang wajib kita lakukan dimanapun ada kesempatan untuk bersua. Hal ini sering kita lakukan, karena menurutku ramah-tamah inilah sebagai jembatan kesuksesan bagi kita sebagai mahasiswa yang sudah diberi tempat dan kesempatan untuk berlatih mengajar dengan kondisi yang berbeda dengan apa yang pernah kita lakukan sewaktu berada di Indonesia. Ucapan terimakasih juga selalu kita sampaikan kepada kepala sekolah, guru, karyawan dan begitu juga dengan para siswa di SMKBP.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar